<p data-path-to-node="4"><b data-index-in-node="0" data-path-to-node="4">KAPAL</b> – Menjelang perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Kapal bergerak cepat membenahi estetika dan keamanan wilayah. Sejak awal Februari 2026, LPM Kelurahan bersama LPM Lingkungan setempat secara intensif menggandeng pihak <i data-index-in-node="281" data-path-to-node="4">provider</i> internet untuk melakukan penataan kabel udara di sejumlah titik krusial.</p> <p data-path-to-node="5">Langkah ini merupakan implementasi nyata dari inovasi <b data-index-in-node="54" data-path-to-node="5">Tiang Terintegrasi Kapal (TITIK)</b>, sebuah program unggulan LPM untuk menata kesemrawutan infrastruktur telekomunikasi di wilayah Kapal.</p> <p data-path-to-node="6"><b data-index-in-node="0" data-path-to-node="6">Fokus di Lima Lingkungan</b> Ketua LPM Kelurahan Kapal mengonfirmasi bahwa perapian kabel kali ini difokuskan pada jalur-jalur utama yang kerap mengalami masalah kabel kendor atau semrawut.</p> <p data-path-to-node="7">"Tim gabungan bersama teknisi <i data-index-in-node="30" data-path-to-node="7">provider</i> sudah mulai bekerja menyisir lokasi. Fokus pengerjaan saat ini meliputi lingkungan <b data-index-in-node="122" data-path-to-node="7">Muncan, Basang Tamiang, Cepaka, Titih,</b> dan <b data-index-in-node="165" data-path-to-node="7">Tegal Saat</b>," ujar perwakilan LPM.</p> <p data-path-to-node="8">Proses perapian ini melibatkan pengikatan ulang kabel yang menggelayut rendah (<i data-index-in-node="79" data-path-to-node="8">bundling</i>), pencabutan kabel yang sudah tidak aktif (<i data-index-in-node="131" data-path-to-node="8">dead cable</i>), serta penataan jalur agar lebih rapi menempel pada tiang yang sudah ditentukan.</p> <p data-path-to-node="9"><b data-index-in-node="0" data-path-to-node="9">Arahan Tegas Lurah Kapal</b> Menanggapi aksi "bersih-bersih langit" ini, Lurah Kapal, Adi Setiawan, memberikan apresiasi sekaligus atensi khusus. Lurah menekankan bahwa program TITIK bukan sekadar soal keindahan visual, tetapi menyangkut keselamatan warga, terutama menjelang tradisi pawai <i data-index-in-node="286" data-path-to-node="9">Ogoh-ogoh</i> pada malam Pengerupukan.</p> <p data-path-to-node="10">"Saya menginstruksikan agar LPM dan Kaling memastikan tidak ada satu pun kabel melintang yang membahayakan rute pawai. Kreativitas Sekaa Teruna membuat Ogoh-ogoh yang tinggi dan megah jangan sampai terhalang oleh kabel semrawut," tegas Lurah Kapal.</p> <p data-path-to-node="11">Lebih lanjut, Lurah Adi Setiawan berharap kegiatan perapian berkala ini menjadi standar baru dalam tata kelola infrastruktur di desa. "Wajah Kelurahan Kapal harus rapi. Program TITIK ini adalah solusi cerdas untuk menjaga estetika desa budaya kita agar tidak kumuh oleh 'hutan kabel'," imbuhnya.</p> <p data-path-to-node="12">Sinergi antara LPM Kelurahan, Kepala Lingkungan, dan pihak swasta (<i data-index-in-node="67" data-path-to-node="12">provider</i>) ini diharapkan dapat terus berlanjut demi mewujudkan wajah Kelurahan Kapal yang bersih, aman, dan berbudaya.</p> <p data-path-to-node="13"><b data-index-in-node="0" data-path-to-node="13">(Tim Humas Kelurahan Kapal)</b></p> <hr data-path-to-node="14" /> <p data-path-to-node="15"><b data-index-in-node="0" data-path-to-node="15">Kategori:</b> Infrastruktur / Sosial Budaya</p> <p data-path-to-node="15"> </p> <p data-path-to-node="15"> </p>
Sambut Pawai Ogoh-Ogoh, LPM Kapal Geber Program TITIK: Kabel Semrawut di Lima Lingkungan Mulai Ditata
19 Feb 2026