<p data-path-to-node="3"><b data-index-in-node="0" data-path-to-node="3">BADUNG</b> – Guna mengurai permasalahan penumpukan sampah dan menjaga kebersihan wajah kota, Pemerintah Kelurahan Kapal berkolaborasi dengan Desa Adat Kapal melalui Satgas Percepatan Pengelolaan Sampah bersinergi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung resmi menerapkan simulasi sistem pembuangan sampah berkonsep <i data-index-in-node="310" data-path-to-node="3">drive-thru</i>. Pelaksanaan perdana program inovatif ini dilangsungkan di lahan eks-TPS Kapal pada Minggu (19/4).</p> <p data-path-to-node="4">Sistem <i data-index-in-node="7" data-path-to-node="4">drive-thru</i> ini dirancang untuk memberikan kemudahan dan kecepatan bagi warga. Mekanismenya sangat praktis: warga cukup datang membawa sampah yang sudah terpilah sesuai jadwal, berhenti sejenak di titik lokasi untuk dicek KTP oleh petugas, lanjut dicek sampahnya, lalu setelah lolos sampah langsung dilempar ke dalam bak truk DLHK, dan karung tau wadah dikembalikan ke warga bersangkutan. Semua proses ini dilakukan tanpa warga harus turun dari kendaraan bermotornya.</p> <p data-path-to-node="5">Lurah Kapal, I Nyoman Adi Setiawan, yang turun langsung memantau jalannya kegiatan menyampaikan bahwa inovasi ini merupakan langkah tegas pemerintah untuk merapikan manajemen persampahan di wilayahnya.</p> <p data-path-to-node="6">"Sistem <i data-index-in-node="8" data-path-to-node="6">drive-thru</i> ini kita buat agar proses buang sampah lebih <i data-index-in-node="64" data-path-to-node="6">sat-set</i> dan tidak memakan waktu. Namun, ada satu aturan tegas yang menyertai program ini: mulai hari ini, armada DLHK tidak akan lagi memungut atau mengangkut tumpukan sampah yang ditinggalkan warga di atas trotoar maupun pinggir jalan protokol, sesuai dengan hasil rapat bersama Desa Adat Kapal, Tokoh Masyarakat, Kepala Lingkungan dan DLHK Badung pada 15 April kemarin," tegas Adi Setiawan.</p> <p data-path-to-node="6"><img height="100px" src="https://kelurahankapal.badungkab.go.id/storage/kelurahankapal/image/whatsapp-image-2026-04-29-at-11119-pm-20260429131401-wzqSG.jpeg" weigth="100px" /><img height="100px" src="https://kelurahankapal.badungkab.go.id/storage/kelurahankapal/image/whatsapp-image-2026-04-29-at-11120-pm-2-20260429131410-6OCvS.jpeg" weigth="100px" /><img height="100px" src="https://kelurahankapal.badungkab.go.id/storage/kelurahankapal/image/whatsapp-image-2026-04-29-at-11120-pm-1-20260429131421-eSbXm.jpeg" weigth="100px" /></p> <p data-path-to-node="7"><b data-index-in-node="0" data-path-to-node="7">Proses Edukasi dan Belajar Bersama</b></p> <p data-path-to-node="8">Pelaksanaan simulasi di hari pertama terpantau berjalan lancar dengan antusiasme warga yang cukup tinggi. Meskipun demikian, pihak Kelurahan mencatat adanya sejumlah evaluasi. Di lapangan, petugas Satgas dan DLHK terpaksa menolak dan mengembalikan beberapa kantong sampah milik warga lantaran isinya masih tercampur antara sampah organik dan anorganik.</p> <p data-path-to-node="9">Menurut Lurah Kapal, pengembalian sampah ini bukanlah bentuk penolakan sepihak, melainkan bagian dari proses edukasi langsung di lapangan.</p> <p data-path-to-node="10">"Tadi memang masih ada warga yang bawa sampah tercampur, dan sesuai SOP, pasti kami kembalikan untuk dipilah ulang di rumah. Hal ini sama sekali tidak mematahkan semangat kita. Simulasi ini adalah proses kita belajar bersama untuk lebih disiplin. Bagi warga yang depan rumahnya masih terdapat tumpukan sampah, kami imbau agar segera ditarik atau dimasukkan ke pekarangan, karena sudah pasti tidak akan diangkut dari trotoar," tambahnya.</p> <p data-path-to-node="11">Dengan berjalannya sistem <i data-index-in-node="26" data-path-to-node="11">drive-thru</i> ini, Kelurahan Kapal berharap kesadaran masyarakat dalam memilah sampah dari sumber tangga semakin meningkat. Pemerintah Kelurahan Kapal juga terus mengingatkan warga untuk datang sesuai jadwal pembuangan yang telah ditetapkan (Organik, Residu, dan Anorganik) serta mengikat kantong sampah dengan simpul yang mudah dilepas guna mempercepat pengecekan oleh petugas.</p> <p data-path-to-node="12">Sinergi antara ketegasan pemerintah, penyediaan fasilitas, dan partisipasi aktif masyarakat diharapkan mampu mewujudkan Kelurahan Kapal yang bersih, asri, dan mandiri dalam mengelola lingkungan.</p> <p data-path-to-node="13"><i data-index-in-node="0" data-path-to-node="13">Sampah kita, Tanggung Jawab kita. Selesai Diawal.</i></p> <p data-path-to-node="13"> </p>
Resmi Beroperasi, Kelurahan Kapal Sukses Gelar Simulasi Perdana Sistem Pembuangan Sampah Drive-Thru
29 Apr 2026