<p>KAPAL, BADUNG – Komitmen Kelurahan Kapal dalam menuntaskan persoalan persampahan dari hulu terus membuahkan hasil positif. Keberhasilan memadukan sistem Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) dan layanan Drive-Thru Sampah menjadikan Kelurahan Kapal sebagai destinasi studi tiru bagi Pemerintah Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulawesi Utara.</p> <p>Rombongan yang dipimpin langsung oleh Camat Mapanget ini turut memboyong 9 (sembilan) Lurah dari wilayahnya untuk melihat dan mempelajari langsung tata kelola persampahan di wilayah Kapal. Kunjungan kerja tersebut disambut hangat oleh Lurah Kapal, I Nyoman Adi Setiawan, beserta jajaran terkait.</p> <p><img height="100px" src="https://kelurahankapal.badungkab.go.id/storage/kelurahankapal/image/4c5eb9b3-2806-4021-b53b-6735047f1c49-20260604165920-Zhbpe.jpeg" weigth="100px" /></p> <p>Dalam paparannya di hadapan rombongan dari Manado, I Nyoman Adi Setiawan menegaskan bahwa "nafas" utama dari pergerakan pelestarian lingkungan di wilayahnya adalah PSBS.</p> <p>"Ujung tombak dan nafas utama dari pengelolaan sampah di Kelurahan Kapal adalah Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS). Hal ini kami wujudkan secara nyata dengan mendistribusikan fasilitas seperti tong komposter, Teba Modern, dan bag komposter secara merata dan bertahap kepada seluruh Kepala Keluarga (KK)," jelas I Nyoman Adi Setiawan.</p> <p>Pemerintah Kelurahan Kapal menaruh harapan besar agar melalui pembagian fasilitas tersebut, masyarakat dapat mengelola sampah organik secara mandiri di pekarangan masing-masing hingga menjadi kompos yang bermanfaat.</p> <p>Meskipun fokus utama bertumpu pada kemandirian warga mengelola sampah organik, Kelurahan Kapal tetap mengupayakan pelayanan maksimal melalui operasional Drive-Thru Sampah. Sistem ini dipertahankan sebagai fasilitas penunjang yang memudahkan warga membuang sampah, terutama anorganik dan residu, secara terpilah sesuai jadwal, tanpa harus turun dari kendaraan. Sinergi antara fasilitas PSBS di rumah dan kemudahan Drive-Thru inilah yang menjadi kunci kebersihan lingkungan yang berkelanjutan.</p> <p>Rombongan Kecamatan Mapanget tampak antusias mempelajari alur penerimaan sampah, cara petugas dari unsur Linmas, Pecalang, dan Kepala Lingkungan (Kaling) mengedukasi warga, hingga sistem koordinasi pengangkutan oleh DLHK Badung. Pihak Kecamatan Mapanget mengapresiasi terobosan ganda (PSBS dan Drive-Thru) ini sebagai langkah komprehensif yang sangat relevan untuk diadopsi guna mengatasi masalah persampahan di perkotaan Manado.</p> <p>Kegiatan kunjungan diakhiri dengan sesi diskusi interaktif. Melalui studi tiru ini, diharapkan semangat "Selesai Diawal" dalam menuntaskan sampah dari sumbernya dapat direplikasi untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih di Kota Manado.</p> <p> </p>
Kelurahan Kapal Terima Studi Tiru dari Camat dan 9 Lurah Mapanget, Manado
04 Jun 2026